Translate

Minggu, November 21

Pentanahan (Grounding)

Sambungan ke tanah diperlukan untuk melindungi peralatan – peralatan komunikasi dan personal terhadap bahaya petir atau kesalahan pada power sistem dan juga dapat berfungsi sebagai service pada suatu sistem.

Untuk merencanakan suatu sistem pentanahan ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan, antara lain Tahanan Jenis Tanah, Struktur tanah, keadaan lingkungan, biaya, ukuran dan bentuk sistemnya.

Biasanya tahanan pentanahan yang lebih rendah sangat efektif, tetapi biaya menjadi besar. Untuk itu perlu dipertimbangkan efek fungsi dan ekonomisnya.  Oleh karena itu perlu kiranya bagi kita untuk dapat merencanakan dan membuat sistem pentanahan yang sesuai dengan keperluannya.

SYARAT – SYARAT SISTEM PENTANAHAN YANG EFEKTIF

  1. Tahanan pentanahan harus memenuhi syarat yang di inginkan untuk suatu keperluan pemakaian
  2. Elektroda yang ditanam dalam tanah harus :
    • Bahan Konduktor yang baik
    • Tahan Korosi
    • Cukup Kuat
  3. Jangan sebagai sumber arus galvanis
  4. Elektroda harus mempunyai kontak yang baik dengan tanah sekelilingnya.
  5. Tahanan pentanahan harus baik untuk berbagai musim dalam setahun.
  6. Biaya pemasangan serendah mungkin.

FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN TAHANAN PENTANAHAN

Tahanan pentanahan suatu elektroda tergantung pada tiga faktor :
  1. Tahanan elektroda itu sendiri dan penghantar yang menghubungkan ke peralatan yang ditanahkan.
  2. Tahan kontak antara elektroda dengan tanah.
  3. Tahanan dari massa tanah sekeliling elektroda.
Namun demikian pada prakteknya tahanan elektroda dapat diabaikan, akan tetapi tahanan kawat penghantar yang menghubungkan keperalatan akan mempunyai impedansi yang tinggi terhadap impuls frekuensi tinggi seperti misal pada saat terjadi lightningdischarge. Untuk menghindarinya, sambungan ini di usahakan dibuat sependek mungkin.

Dari ketiga faktor tersebut diatas yang dominan pengaruhnya adalah tahanan sekeliling elektroda atau dengan kata lain tahanan jenis tanah (ρ).

TAHANAN JENIS TANAH (ρ)

Dari rumus untuk menentukan tahanan tanah dari statu elektroda yang hemispherical R = ρ/2πr terlihat bahwa tahanan pentanahan berbanding lurus dengan besarnya ρ. Untuk berbagai tempat harga ρ ini tidak sama dan tergantung pada beberapa faktor :
  1. sifat geologi tanah
  2. Komposisi zat kimia dalam tanah
  3. Kandungan air tanah
  4. Temperatur tanah
  5. Selain itu faktor perubahan musim juga mempengaruhinya.

Sifat Geologi Tanah

Ini merupakan faktor utama yang menentukan tahanan jenis tanah. Bahan dasar dari pada tanah relatif bersifat bukan penghantar. Tanah liat umumnya mempunyai tahanan jenis terendah, sedang batu-batuan dan quartz bersifat sebagai insulator.

Tabel dibawah ini menunjukkan harga-harga ( ρ ) dari berbagai jenis tanah.
Tabel. 1
No.

JENIS TANAH 


TAHANAN JENIS TANAH( ohm.meter )  

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Tanah yang mengandung air garam
Rawa
Tanah liat
Pasir Basah
Batu-batu kerikil basah
Pasir dan batu krikil kering
Batu
5 – 6
30
100
200
500
1000
3000

 

KOMPOSISI ZAT – ZAT KIMIA DALAM TANAH

Kandungan zat – zat kimia dalam tanah terutama sejumlah zat organik maupun anorganik yang dapat larut perlu untuk diperhatikan pula. Didaerah yang mempunyai tingkat curah hujan tinggi biasanya mempunyai tahanan jenis tanah yang tinggi disebabkan garam yang terkandung pada lapisan atas larut. Pada daerah yang demikian ini untuk memperoleh pentanahan yang efektif yaitu dengan menanam elektroda pada kedalaman yang lebih dalam dimana larutan garam masih terdapat.

KANDUNGAN AIR TANAH

Kandungan air tanah sangat berpengaruh terhadap perubahan tahanan jenis tanah ( ρ ) terutama kandungan air tanah sampai dengan 20%. Dalam salah satu test laboratorium untuk tanah merah penurunan kandungan air tanah dari 20% ke 10% menyebabkan tahanan jenis tanah naik samapai 30 kali.Kenaikan kandungan air tanah diatas 20% pengaruhnya sedikit sekali.

TEMPERATUR TANAH

Temperatur bumi pada kedalaman 5 feet (= 1,5 m) biasanya stabil terhadap perubahan temperatur permukaan. Bagi Indonesia daerah tropic perbedaan temperatur selama setahun tidak banyak, sehingga faktor temperatur boleh dikata tidak ada pengaruhnya.

ELEKTRODA PENTANAHAN

Jenis Elektroda pentanahan

Pada dasarnya ada 3 (tiga) jenis elektroda yang digunakan pada sistem pentanahan yaitu :
  1. Elektroda Batang
  2. Elektroda Pelat
  3. Elektroda Pita
Elektroda – elektroda ini dapat digunakan secara tunggal maupun multiple dan juga secara gabungan dari ketiga jenis dalam suatu sistem.
ELEKTRODA BATANG
Elektroda batang terbuat dari batang atau pipa logam yang di tanam vertikal di dalam tanah. Biasanya dibuat dari bahan tembaga, stainless steel atau galvanised steel. Perlu diperhatikan pula dalam pemilihan bahan agar terhindar dari galvanic couple yang dapat menyebabkan korosi.
Ukuran Elektroda :
diameter 5/8 ” - 3/4 ”
Panjang 4 feet – 8 feet
Elektroda batang ini mampu menyalurkan arus discharge petir maupun untuk pemakaian pentanahan yang lain.
ELEKTRODA PELAT
Bentuk elektroda pelat biasanya empat perseguí atau empat persegi panjang yang tebuat dari tembaga, timah atau pelat baja yang ditanam didalam tanah. Cara penanaman biasanya secara vertical, sebab dengan menanam secara horizontal hasilnya tidak berbeda jauh dengan vertical. Penanaman secara vertical adalah lebih praktis dan ekonomis.
ELEKTRODA PITA
Elektroda pita jenis ini terbuat dari bahan metal berbentuk pita atau juga kawat BCC yang di tanam di dalam tanah secara horizontal sedalam ± 2 feet. Elektroda pita ini bisa dipasang pada struktur tanah yang mempunyai tahanan jenis rendah pada permukaan dan pada daerah yang tidak mengalami kekeringan. Hal ini cocok untuk daerah – daerah pegunungan dimana harga tahanan jenis tanah makin tinggi dengan kedalaman.

PENGKONDISIAN TANAH

Bagi daerah – daerah yang mempunyai struktur tanah dengan tahanan jenis tanah yang tinggi untuk memperoleh tahanan pentanahan yang diinginkan seringkali sukar diperoleh. Ada tiga cara untuk mengkondisikan tanah agar pada lokasi elektroda ditanam tahanan jenis tanah menjadi rendah, yaitu :
  1. Dengan membuat lubang penanaman elektroda yang lebar dan dimasukkan mengelilingi elektroda tersebut bahan – bahan seperti tanah liat atau cokas.
  2. Mengelilingi elektroda pada statu jarak tertentu diberi zat-zat nimia yang mana akan memperkecil tahanan jenis tanah di sekitarnya. Zat-zat nimia yang biasa di pakai adalah sodium chloride, calsium chloride, magnesium sulfat, dan coper sulfat.
  3. Dengan Bentonite.
    Bubuk bentonita bersifat mengabsorb air, karena itu dengan mencampur bubuk bentonite, garam dapur dan air maka campuran bentonite tersebut dapat menghasilkan tahanan jenis tanah yang rendah. Dengan menanamkan campuran bentonite tersebut disekeliling elektroda maka tahanan pentanahandapat diperkecil 1/10 – 1/15 kali.
    Komposisi campuran bentonite menurut perbandingan :Bentonite : garam dapur : air = 1 : 0,2 : 2
Sumber :
Grounding System, Diktat Kuliah AMG, Jakarta

lanjut baca???

Senin, Oktober 11

Esensi Pendidikan

hhmmm,, dunia pendidikan memang dunia misteri yang sulit diungkapkan.

kenapa ane bilang dunia misteri?
alasannya:
  1. berapa banyak orang berpendidikan tinggi yang sekarang masih menganggur banting tulang nyari kerjaan.
  2. orang berbondong-bondong menuju pendidikan yang tinggi hanya untuk menyerahkan kemampuannya untuk si bos.
  3. berapa banyak sarjana pertanian yang berprofesi sebagai pegawai bank?
  4. berapa banyak anak sma jurusan ipa kuliahnya di fakultas ekonomi atau mungkin hukum.

dari fakta diatas, apakah agan bisa dapet apa sih tujuan sekolah?bingung? makanya dunia pendidikan layaknya dunia misteri, ga jelas mungkin keanehan duni pendidikan kita dimulai karena paradigma lama, alias petuah leluhur kita yang dulu dijajah kumpeni.

"nak, belajar yang pinter,,, biar nanti gampang cari kerja."

dari kalimat tadi, ada dua tujuan yang bisa kita tangkap jelas:
1. belajar biar pinter
2. gampang cari kerja

2 hal ini jelas-jelas paradigma yang dibangun kaum penjajah biar kita bisa dimanfaatkan dengan mudah.

kenapa?
1. biar PINTER,
jadi kita dididik biar pinter aja, otak kita penuh dengan pelajaran-pelajaran. kita ga dididik jadi orang yang cerdas, penuh akal, karena penjajah takut kita justru bisa mengakali mereka. kita ga dididik jadi orang yang kritis, tanggap, dan demokratis karena penjajah takut kita bisa memberontak seketika.
2. cari kerja,
jadi kita dididik hanya untuk mencari pekerjaan, bukan untuk menciptakan pekerjaan. penjajah hanya ingin kita bekerja untuk mereka, bukan untuk kita sendiri. penjajah takut kita lebih maju dari mereka.

So, kalau yang sampai saat ini masih menggunakan paradigma itu, maaf, ANDA MASIH HIDUP DALAM MASA PENJAJAHAN.


kalau hanya untuk pintar, beli buku aja se Gram*dia, 1 minggu khatamin 1 buku. dijamin pinter.
kalau hanya nyari kerja, sampah di jalanan masih banyak tuh, nyapu di jalanan juga pekerjaan yang mulia bukan?

trus sekarang dah terlanjur begini, apa yang bisa kita lakukan??
gampang,

1. introspeksi diri, cari hal apa yang sering bikin agan lupa makan, minum, tidur, bahkan bernafas.
apakah editing video? jadilah editor profesional.
ngerjain soal-soal akuntansi? jadilah dosen or akuntan publik handal.
nggambar-nggambar sotosop or corel? jadi desain grafis aja,,,

jangan takut untuk beralih ke segala hal yang kamu sukai, ketika kamu berjuang untuk sesuatu yang kamu suka, seberat apapun tantangannya pasti akan kamu hadapi dengan senang hati.

2. fokus, jadikan hobimu sebagai fokus profesimu.
jangan takut kalau kamu nanti ga dapet kerja, kerjaan itu bisa dateng darimana aja. ketika kamu dah profesional di bidangmu, pekerjaanlah yang akan mencarimu.

kalau hobimu mancing, profesionalah di bidang mancing, lalu tunggulah pengusaha-pengusaha kolam pemancingan yang akan datang berkonsultasi tentang kolam ikannya atau pengusaha peralatan mancing yang meminta anda menjadi Kepala bidang research and development.

KALAU MASIH SD, SMP gmn?

kalau emang tujuannya agan mo cari kerja, ntar klo mo lanjut sekolah, jangan masuk SMA, pilih aja SMK.
kalau tujuan agan sekolah mo jadi ilmuwan, baru silahkan masuk SMA. pilih jurusan yang emang agan suka, jangan lagi berpatokan dengan patokan yang konyol bahwa klo jurusan IPA buat yang pinter, IPS buat yang bodo.


saatnya kita tahu esensi pendidikan yang kita jalani saat ini, jangan sampai kita hanya menghambur-hamburkan uang untuk mengejar embel-embel SBI (Sekolah berstandar Internasional), atau goodwill suatu universitas (yang penting UI/UGM), bukan itu esensi pendidikan. seharusnya dunia pendidikan membuat yang berada di dalamnya menjadi insan yang bermanfaat bagi dirinya sendiri dan masyarakat. bukan untuk menambah beban hidup orang tua atau menambah beban negara

Cara belajar paling efektif adalah: Bekerja sambil belajar.

betapa banyak mahasiswa yang malas kalau suruh belajar? itu karena ga ada motivasi lain untuk belajar, kecuali untuk lulus ujian. lihat bedanya, seorang pegawai swasta yang sangat antusias dalam mengikuti kursus brevet pajak walaupun begitu banyak aturan pasal-pasal dan tarifnya. mereka sangat antusias karena mereka merasa BUTUH pelajaran itu untuk kehidupannya. kehidupan nyata-nya.

di sini kita bisa lihat, dunia pendidikan seperti memiliki dunia sendiri dan tidak peduli dengan dunia nyata yang akan dihadapi oleh almamaternya. ironis. tapi kalau bekerja dulu sambil belajar, mana ada perusahaan yang mau nerima pegawai yang belum tahu apa-apa, dan baru mau belajar nanti kalau dah kerja? hanya ada satu perusahaan yang mau nerima orang-orang kaya gitu, yaitu perusahaanmu sendiri.

so jangan takut untuk memulai untuk membangun perusahaan sendiri.jangan bayangkan perusahaan harus yang megah, punya kantor, punya pegawai banyak, modal miliaran,,,,hmph,,

coba liat dulu ke kaskus tercinta ini, awalnya bukankah kaskus ini didirikan hanya oleh 1 orang?
bang andrew...

mungkin awalnya kaskus hanya memiliki kantor di satu kosan kecil di amrik sana, sampai akhirnya sekarang punya kantor sendiri dan jutaan member. mulailah dari yang kecil, lihat sekelilingmu, disana banyak sekali peluang menanti. dari sesuatu yang kamu mulai itu, bersiaplah untuk menjadi pribadi pembelajar, yang tak sadar bahwa sebenarnya anda sedang belajar keras untuk meningkatkan kualitas diri.

nah, jadi harusnya apa donk yang dipelajari di sekolah biar nyambung dengan dunia nyata?

buang paradigma SEKOLAH TEMPAT MENIMBA ILMU.
Sekolah seharusnya tidak hanya untuk menimba ilmu, tapi juga membangun sikap dan prilaku siswanya. mungkin akan lebih bijak jika sekolah SD tidak perlu memberikan pelajaran susunan pemerintahan, hukum dan kewarganegaraan. cukuplah mengenalkan siapa presiden kita yang harus kita hormati, menyanyikan lagu-lagu nasioanal, memainkan alat-alat musik tradisional. alangkah bijaksana jika SD hanya mengajarkan
hal-hal yang nyata-nyata dibutuhkan untuk anak-anak seusianya, mereka butuh bermain, butuh berinteraksi dengan teman-temannya. mereka tidak membutuhkan les matematika, les bhs inggris, dan les-les lainnya. biarkan si anak mengutarakan kenginginannya, kesukaannya, berikan waktu yang cukup untuk mereka melakukan hobinya...

ketika sudah mulai beranjak dewasa, saatnya dunia pendidikan memberikan arahan untuk menjadi pribadi yang anggun, tanamkan nilai-nilai kejujuran, integritas, kerjasama, gotong-royong, pantang menyerah, kreatif, kritis, atraktif....

sediakan ilmu-ilmu yang mereka butuhkan, yang mereka tanyakan kepada gurunya. pertanyaan yang mereka dapatkan sendiri dari observasi sederhana dalam kehidupan mereka di rumah, bersama teman di lingkungannya, ataupun di lingkungan sekolahnya,,

ketika sudah mulai beranjak dewasa, saatnya dunia pendidikan memberikan arahan untuk menjadi pribadi yang anggun, tanamkan nilai-nilai kejujuran, integritas, kerjasama, gotong-royong, pantang menyerah,
kreatif, kritis, atraktif....

"jadikan sekolah tempat yang menyenangkan untuk berinteraksi, mencari dan menggali ilmu.
bukan menjadikan sekolah sebagai tempat untuk membuang uang, tenaga pikiran, hanya untuk mencari titel bekal mancari pekerjaan". 


sumber: kaskus.us

lanjut baca???

Rabu, Agustus 25

Tips Menuju Sukses, Berpikirlah Positif!!!

Percaya atau tidak, sikap kita adalah cermin masa lampau kita, pembicara kita di masa sekarang dan merupakan peramal bagi masa depan kita. Maksudnya apa ? Ya, bahwa kondisi masa lalu, sekarang dan masa depan kita dapat tercermin dari bagaimana sikap kita sehari-hari. Camkan satu hal, sikap kita merupakan sahabat yang paling setia, namun juga bisa menjadi musuh yang paling berbahaya.

Bagaimana sikap mental kita adalah sebuah pilihan; positif ataukah negatif.

W.W. Ziege pernah berkata.”Tak akan ada yang dapat menghentikan orang yang bermental positif untukmencapai tujuannya. Sebaliknya, tak ada sesuatupun di dunia ini yang dapat membantu seorang yang sudah bermental negatif.

Jika kita seorang yang berpikiran positif, kita pasti mampu menghasilkan sesuatu. Kita akan lebih banyak berkreasi daripada bereaksi. Jelasnya, kita lebih berkonsentrasi untuk berjuang mencapai tujuan-tujuan yang positif daripada terus saja memikirkan hal-hal negatif yang mungkin saja terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.

Kehidupan dan kebahagiaan seseorang tidaklah bisa diukur dengan ukuran gelar kesarjanaan, kedudukan maupun latar belakang keluarga. Yang dilihat adalah bagaimana cara berpikir orang itu. Memang kesuksesan kita lebih banyak dipengaruhi oleh cara kita berpikir.

Ingat perkataan Robert J. Hasting, “Tempat dan keadaan tidak menjamin kebahagiaan. Kita sendirilah yang harus memutuskan apakah kita ingin bahagia atau tidak. Dan begitu kita mengambil keputusan, maka kebahagiaan itu akan datang”.

Dengan bersikap positif bukan berarti telah menjamin tercapainya suatu keberhasilan. Namun, bila sikap kita positif, setidak-tidaknya kita sudah berada di jalan menuju keberhasilan. Berhasil atau tidaknya kita nantinya ditentukan oleh apa yang kita lakukan di sepanjang jalan yang kita lalui tersebut.

Dari beberapa buku yang saya baca beberapa tips berikut terbukti cukup membantu. Cobalah untuk menjalankan kegiatan-kegiatan berikut ini sebanyak mungkin dalam hidup kita. Sebagaimana untuk mencapai hal-hal lainnya, untuk menjadi seorang yang berpikiran positif, prosesnya harus dilakukan secara terus-menerus :

1. Pilihlah sebuah kutipan yang bernada positif setiap minggunya dan tulislah kutipan tadi pada selembar kartu berukuran 3 x 5. bawalah kartu tadi setiap hari selama seminggu. Baca dan camkanlah kutipan tadi secara berkala dalam sehari dan jadikan afirmasi, misalnya di meja kerja Anda, di dashboard mobil, atau di cermin kamar mandi. Jadikanlah setiap kutipan tersebut bagian pemikiran Anda selama seminggu itu.

Contoh :
“Seorang pemimpin yang baik adalah yang bisa membesarkan semangat dan harapan-harapan kepada anak buahnya.” (Napoleon Bonaparte). “Hari ini saya ingin menolong orang sebanyak mungkin” (Harry Bullis)

2. Pilihlah seseorang yang dalam hidup Anda yang Anda anggap berpikiran negatif. Cobalah cari hal-hal yang positif dalam diri orang itu dan ubahlah pikiran-pikiran negatif Anda mengenai orang tersebut dengan hal-hal positif tadi. Sebagai orang beragama, tolong doakan pula orang tersebut dengan hal-hal positif tadi dan mohonlah agar Tuhan menolongnya.

3. Pilih satu hari istimewa dalam seminggu dan jadikanlah hari itu sebagai “hari 10″. Bangunlah pada pagi hari dan yakinlah bahwa setiap orang yang akan Anda temui bernilai “10″, dan perlakukanlah mereka secara demikian. Anda pasti akan heran sendiri melihat tanggapan yang akan Anda peroleh dari orang-orang yang selama ini Anda anggap remeh.

4. Tandai suatu hari dalam seminggu sebagai “hari berpikiran positif.” Hapuslah kata-kata “tidak dapat,” “tidak pernah,” atau kata-kata lain yang senada, usahakan agar Anda menemukan cara untuk mengatakan apa yang bisa Anda lakukan.

5. Paling tidak sekali dalam seminggu, carilah suatu kesempatan untuk bisa memberi kepada orang lain dengan tulus. Lakukanlah suatu yang khusus pada suami/istri ataupun anak-anak Anda. Berbuatlah suatu kebaikan pada seseorang yang belum Anda kenal.


6. Bergaulah selalu dengan orang-orang yang selalu berfikiran positif, karena lingkungan tanpa kita sadari membawa pengaruh yang cukup besar.

7. Selalu dengarkan dan baca informasi yg positif, karena Informasi yang positif akan menambah motivasi kita untuk menuju yang lebih baik.





Siapa yang ingin sukses ?

Kuncinya jangan pernah sekali-kali berpikiran negatif !
Buang jauh-jauh hal-hal negatif; juga kalimat-kalimat negatif dari pikiran Anda !

Jangan pernah ada lagi kalimat-kalimat seperti :

“Pasti gagal;
Kami belum pernah melakukannya;
Kami tak sanggup melakukannya;
Saya belum siap melakukannya;
Itu bukan tanggung jawab kami; dan sebagainya”.

Selamat mencoba, dan ………………………………………….
SEMOGA sukses senantiasa bersama kita yang selalu berusaha maksimal
menggapainya.

lanjut baca???

Minggu, Agustus 1

Tips Mempertahankan Hubungan

"Kamu gak sayang lagi ya ma aku?"
"Apa sih mau mu?"
"Kamu ngajak ribut y?"

Wow! Hati-hati jika kalimat tersebut dikatakan oleh pasangan kita. Kemungkinan besar hubungan sedang dalam kondisi sulit. Sering ribut, pasangan menjadi cuek, egois yang semakin menjadi-jadi, de-el-el merupakan akibat yang timbul dari kondisi sulit ini. Biasanya keadaan seperti ini terjadi pada pasangan dengan hubungan yang dapat dikatakan berumur lama. Mungkin saja karena jenuh dan bosan dengan pasangannya, apalagi pasangan tersebut menjalani hubungannya dengan datar-datar saja.

Nah! Di postingan kali ini saya mau berbagi tips buat Sobat sekalian, khususnya para Sobat yang sedang berada dalam keadaan persis seperti ini.

1. Coba ingat hal yang pertama kali membuat kamu menjadi tertarik pada pasanganmu. Sperti fisiknya, penampilannya, sifatnya, kepintarannya, atau apapun itu. Karena bisa dikatakan itu merupakan alasan terbesarmu untuk PDKT dengan dia sewaktu belum berhubungan. Gak mungkin kan kamu asal tembak aja tanpa ada sesuatu yang menarik dari dia menurut pandanganmu...:)

2. Jangan ragu untuk sesekali memanjakan pasangan mu. Ingat! Sesekali, dan lakukan ini disaat yang tepat agar dia merasa senang dan nyaman bersama kamu.

3. Carilah sensasi baru dalam hubungan. Cobalah ajak dia ke suatu tempat yang mungkin belum pernah kalian kunjungi yang bisa memberikan hiburan tersendiri di tengah hubungan kalian. Jadikan kegiatan ini untuk menambah daftar kenangan manis yang takkan terlupakan.

4. Kurangi intensitas pertemuan. Pangkal masalah kejenuhan terhadap pasangan adalah seringnya ketemu apalagi pertemuan yang sering tersebut dilalui dengan datar-datar saja.

5. Jangan egois dan sering introspeksi diri. Kalau kamu menuntut si dia dengan semua keegoisanmu, sudah sangat pasti hubungan kalian nggak akan tahan lama. Disaat kamu berbuat egois, mungkin kamu gak sadar bahwa kamu hanya memikirkan diri sendiri, dan disaat itulah pasangan kamu akan merasa tidak nyaman. Introspeksi-lah dirimu dari apa yang telah kamu lakukan. Berusahalah untuk terus membuat dia merasa nyaman dan bahagia di dekatmu.

6. Terima pasanganmu apa adanya, jangan dengan ada apanya. Sayangi dia dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Jangan kurangi kasih sayangmu hanya karena kekurangannya. Karena kekurangan dan kelebihan masing-masinglah yang menyempurnakan pasangan.


Mudah-mudahan tips yang saya bagikan tersebut bermanfaat buat kita semua.

lanjut baca???

Pengikut

 
Template by suckmylolly.com